Pembelahan Sel : Amitosis, Mitosis, dan Meiosis

Setiap makhluk hidup pasti memiliki sel. Begitu beragamnya makhluk hidup, pasti sifat-sifat sel mereka berbeda-beda. begitu pula sistem pembelahannya. Dengan adanya Sel yang terus berkembang menjadi satu dalam ciri ciri makhluk hidup yaitu tumbuh besar dan berkembang. Dimana, yang menjadi faktor terbesar dari pertumuhan tersebut adalah dengan adanya pembelahan sel.

Secara garis besat pembelahan sel dapat dikategorikan menjadi dua. Berikut dibawah ini akan kita kupas tuntas mengenai pembelahan sel.

Pengertian Pembelahan Sel

pembelahan sel
pahamify.com

Pembelahan sel merupakan peristiwa di mana sebuah sel membelah menjadi dua sel baru atau lebih. Pembelahan sel adalah cara sel untuk memperbanyak diri atau bahasa ilmiahnya disebut dengan reproduksi sel.

Sel merupakan bagian yang paling kecil yang menyusun tubuh makhluk hidup. Pertumbuhan serta perkembangan makhluk hidup berhubungan secara erat dengan proses pembelahan sel. Namun, fungsi dari pembelahan sel pada makhluk hidup multiseluler dengan uni seluler berbeda meskipun pada intinya sama yakni perbanyakan sel.

Tujuan Pembelahan Sel

pembelahan sel
generasibiologi.com

Tujuan dari pembelahan sel pada makhluk hidup adalah sebagai berikut:

  1. Untuk meregenerasi sel-sel yang mati atau rusak
  2. Pertumbuhan serta perkembangan
  3. Agar makhluk hidup dapat berkembang biak atau bereproduksi
  4. Untuk variasi individu yang baru.

Jenis-Jenis Pembelahan Sel Beserta Prosesnya

pembelahan sel
wallpapersafari.com

Reproduksi sel pada umumnya dibedakan atas tiga jenis sel yaitu pembelahan secara amitosis atau biner, pembelahan sel mitosis, serta pembelahan sel meiosis. Berikut kita uraikan satu per satu.

1. Pembelahan Sel Amitosis

pembelahan sel
slideplayer.info

Pembelahan sel amitosis berlangsung secara spontan tanpa melewati tahapan-tahapan pada pembelahan sel pada umumnya. Organisme prokariotik seperti bakteri menggunakan cara pembelahan ini. Proses pembelahan sel amitosis bisa terjadi karena sel bakteri tidak memiliki bagian-bagian dari membran inti di mana bagian tersebut berperan penting untuk membatasi nukleoplasma dengan sitoplasma.

Hal ini dikarenakan juga karena DNA dalam ruang lingkup sel relatif lebih kecil ketimbang DNA sel eukariotik. Bentuk sirkuler adalah bentuk DNA prokariotik sehingga tidak perlu digabungkan menjadi kelompok dari kromosom sebelum terjadi proses pembelahan sel.

A. Tujuan

pembelahan sel
genetics.org

Tujuan dari pembelahan sel amitosis adalah untuk reproduksi atau memperbanyak diri yang awalnya satu menjadi terbelah dalam beberapa bagian sehingga menghasilkan pembelahan sempurna dan banyak.

B. Ciri-Ciri

pembelahan sel
slideplayer.info

Ciri-ciri pembelahan Amitosis adalah:

  1. Terjadi pada organisme uniseluler atau organisme bersel tunggal, seperti: Amoeba, Alga biru, Paramecia.
  2. Setiap sel terbelah jadi 2 sel.

C. Proses Pembelahan Sel

pembelahan sel
slideplayer.com

Setiap kali terjadi pembelahan biner, maka satu sel akan terbelah menjadi dua sel identik atau sama. Dua sel kemudian membelah lagi jadi empat, dan seterusnya.

Proses pembelahan selnya sendiri dimulai dengan pembelahan inti sel menjadi dua, lantas diikuti dengan pembelahan sitoplasma. Pada akhirnya, sel terbelah jadi dua sel anakan. Pembelahan biner ini terjadi pada organisme baik eukariotik maupun prokariotik, terlebih berdasar pada ada tidaknya membran inti sel.

Membran inti sel akan membatasi cairan di inti sel atau nukleoplasma dengan cairan pada luar inti sel yakni pada organel sel sitoplasma. Organisme prokariotik tidak memiliki membran inti sel, sedangkan organisme eukariotik memiliki membran inti sel. Maka dari itu, eukariotik disebut memiliki inti sel sejati.

D. Contoh Sel

pembelahan sel
jagoanilmu.net

Contoh pembelahan sel amitosis ini terjadi pada sel prokariotik bakteri. DNA bakteri relatif lebih kecil ketimbang DNA sel eukariotik. DNA bakteri memiliki bentuk tunggal, sirkuler, dan panjang sehingga tidak perlu dikemas

kromosom sebelum pembelahan.

2. Pembelahan Sel Mitosis

pembelahan sel
youtube.com

Pembelahan sel mitosis merupakan pembelahan sel yang terjadi melalui tahapan tertentu. Dari pembelahan ini menghasilkan sel anakan di mana setiap sel mengandung jumlah kromosom yang sama dengan sel induk. Pembelahan Mitosis dialami oleh sel eukariotik. Apabila sel induk membelah mengandung kromosom diploid, maka sel anakan yang dihasilkan pun bersifat diploid.

Jadi, dapat dikatakan jika pembelahan mitosis akan menghasilkan dua anakan identik. Proses ini akan terjadi selama perkembangan, pertumbuhan, dan juga reproduksi aseksual atau reproduksi dari orang tua tunggal. Pada makhluk hidup seperti manusia dan hewan, pembelahan sel mitosis akan terjadi pada sel meristem somatis yang bisa diartikan sebagai sel tubuh yang muda serta masih akan mengalami perkembangan maupun pertumbuhan.

Contoh pembelahan mitosis adalah pada zigot yang dihasilkan dari sel telur yang dibuahi sperma. Zigot akan melakukan proses pembelahan beberapa kali secara mitosis untuk membentuk embrio. Sedangkan pada tumbuhan, proses pembelahan paling besar terjadi pada bagian ujung tunas batang dna juga pada akar. Jadi, pembelahan mitosis pada tumbuhan yang mempunyai bunga bisa terjadi pada sel meristem pada kedua bagian ini.

A. Tujuan Pembelahan Mitosis

pembelahan sel
guru-mipa.blogspot.com

Pembelahan mitosis memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Untuk mengganti atau memperbaiki jaringan tubuh rusak atau aus
  2. Pertumbuhan atau perbanyakan sel sehingga kualitas dan kuantitasnya bertambah
  3. Membentuk jaringan sebab hasil dari pembelahan ini memiliki sifat yang sama dengan sifat induknya, sehingga antara jaringan baru dan lama tidak akan ada bedanya.

B. Ciri-Ciri Pembelahan Mitosis

pembelahan sel
biologywise.com

Ciri-ciri pembelahan mitosis adalah sebagai berikut:

  1. Berlangsung pada sel somatic
  2. Menghasilkan dua sel anakan yang identik dengan indukan
  3. Hanya melakukan pembelahan satu kali
  4. Pembelahan satu dengan yang selanjutnya diselingi dengan interfase atau istirahat tidak membelah
  5. Anakan sel memiliki jumlah kromosom sama dengan indukan. Sifatnya juga identik dengan sifat indukan serta memiliki kemampuan untuk membelah lagi
  6. Bisa terjadi pada organisme usia muda maupun dewasa.

C. Tahapan-Tahapan Pembelahan Sel Mitosis

pembelahan sel
britannica.com

Sel juga memiliki siklus hidup sendiri yang terdiri atas fase pembelahan sel atau mitotic serta memiliki periode perkembangan yang disebut dengan interfase. Interfase sendiri dikategorikan pada tiga subfase yakni G1, S, dan juga G2 yang mana terjadi sebelum sel masuk pada fase mitotic.

Umumnya, proses pembelahan sel secara mitosis dibagi dalam beberapa fase yaitu fase istirahat (interfase), fase pembelahan inti atau kariokinesis, serta fase pembelahan sitoplasma atau sitokinesis. Untuk mempelajarinya lebih lanjut, silakan Anda simak keterangan setiap prosesnya di bawah ini:

1. Fase Mitosis
pembelahan sel
slideplayer.info

Ini adalah fase yang pertama dalam pembelahan sel mitosis. Pembelahan ini tidak diawali dengan tahap interfase karena tahap tersebut adalah fase dari mitosis yang berkelanjutan. Pada tahap interfase akan ada beberapa persiapan yang akan digunakan untuk mitosis selanjutnya. Ada dua fase pada tahap mitosis yakni

  • Kariokinesis yang merupakan suatu tahapan pada proses pembelahan inti sel. Prosesnya terdiri atas:

Profase: di mana Dna akan mulai digabungkan atau dikemas menjadi kromosom. Kromosom sendiri merupakan suatu struktur paing padar dari gabungan DNA. DNA harus digabung dalam suatu kromosom. Nah, profase ini merupakan tahapan yang paling lama terjadi pada proses pembelahan sel mitosis.

Di tahap profase awal, kromosom akan mulai tampak jadi lebih pendek serta menebal. Pada sel hewan bagians entriol akan membelah dan masing-masing akan melakukan proses pergerakan menuju kutub yang memiliki jalur berlawanan arah pada inti sel. Lantas, proses selanjutnya yakni terbentuk suatu jaringan benang spindel yang memiliki penghubung secara langsung dari bagian kutub ke bagian kutub lainnya.

2. Fase Mitosis Pada tumbuhan
pembelahan sel
thegorbalsla.com

Sedangkan pada sel tumbuhan, tidak memiliki sentriol, sehingga benang spindel akan terbentuk tanpa adanya pengikatan pada sentriol. Di tahap profase akhir, masing-masing kromosom akan mulai terlihat terdiri atas dua bagian kromatid yang mengalami proses pengikatan di sentromer.

Lantas, proses setelah itu adalah bagian nukleus akan menghilang sehingga bagian membran nukleus akan mengalami kehancuran. Pada tahap ini, kromosom akan bergerak dengan sangat bebas pada bagian sitoplasma.

Metafase: merupakan tahapan yang sangat singkat pada pembelahan mitosis. Tahap ini membuat kromosom bergerak pada bidang ekuator pada benang spindel. Kromosom akan mengalami pengikatan pada benang spindel melalui sentromer.

Kromosom bermukim pada bidang ekuator bertujuan agar saat proses pembagian sejumlah informasi dari DNA, sehingga pembagian informasi DNA dilakukan secara merata dan sama jumlahnya pada sel anakan.

Anafase: merupakan tahapan di mana masing-masing sentromer akan melakukan pengikatan kromatid yang sedang membelah secara bersamaan. Kromatid akan mengalami pergerakan menuju ke bagian kutub untuk melakukan pembelahan.

Hal ini dikarenakan terjadi proses kontraksi pada benang spindel. Ketika proses kontraksi sendiri, benang spindel mulai memendek selanjutnya akan menarik kromatid membelah jadi dua bagian yang sama pada kedua kutub yang berlawanan arah. Tahapan ini menghasilkan salinan kromosom yang saling berpasangan.

Telofase: Bagian membran inti akan mulai terbentuk dan juga nukleus akan kembali muncul. DI bagian kromosom, akan melalui proses pembentukan benang bernama benang kromatin. Selanjutnya, tahapan pada telofase berakhir dengan terjadi pembelahan sitoplasma.

3. Pembelahan Sel Meiosis

pembelahan sel
youtube.com

Pembelahan meiosis merupakan proses pembelahan sel yang melewati tahapan tertentu. Nah, prosesnya adalah pembelahan sel induk diploid atau (2n) serta menghasilkan empat anakan haploid (n). Separuh dari kromosom sel induk terkandung pada masing-masing sel anakan.

Proses Meiosis terjadi pada saat pembentukan sel gamet yang prosesnya terjadi pada bagian organ reproduktif. Makhluk hidup seperti hewan dan manusia, sperma bersifat haploid akan dihasilkan pada bagian testis serta sel telur yang bersifat hapoid akan dihasilkan pada bagian dalam ovarium.

Pada tumbuhan yang mempunyai bunga, sel gamet dihasilkan pada bagian dalam putik serta dari benang sari melalui proses pembelahan meiosis.

A. Ciri-Ciri Pembelahan Meiosis

pembelahan sel
depositphotos.com

Adapun ciri-ciri pembelahan meiosis adalah:

  • Berlangsung di organ reproduksi
  • menghasilkan empat sel anakan
  • Terjadi dua kali pembelahan yakni Meiosis I dan II
  • Tidak diselingi dengan interfase
  • Sel akan mempunyai separuh jumlah kromosom sel indukan
  • Sel anakan tidak mempunyai kemampuan membelah lagi
  • Pembelahan meiosis terjadi di masa pubertas.

B. Tujuan Pembelahan Meiosis

pembelahan sel
de-fairest.blogspot.com

Pembelahan sel meiosis tujuannya  adalah supaya generasi-generasi berikutnya akan memiliki jumlah kromosom yang tetap.

C. Tahapan-Tahapan Pembelahan Meiosis I

pembelahan sel
slideplayer.info

Di tahap ini terjadi dalam beberapa fase yaitu:

1. Profase I
pembelahan sel
slideplayer.info

Dalam tahap ini benang kromatin akan mengalami proses pemendekan serta penebalan hingga dapat membentuk sebuah kromosom. Di setiap bagian dari kromosom kromosom terdiri atas dua bagian kromatid yang bergabung dengan homolognya sendiri.

Proses ini dinamakan sebagai proses sisnapsis. pasangan dari kromosom yang mempunyai sifat homolog akan terlihat mempunyai empat kromatid, sehingga dinamakan dengan tetrad.

Di proses pembentukan tetrad, pertukaran antar bagian kromatid dapat terjadi. Ini dinamakan dengan proses pindah silang atau crossingover. Selanjutnya, bagian inti akan melakukan proses menghilang dan juga pada benang spindel bisa dibentuk. Benang spindel akan membawa bagian tetrad menuju pada bagian pembelahan atau disebut juga dengan bidang ekuator.

Peristiwa crossing over terjadi atas tahap profase I inilah yang menyebabkan terjadinya perbedaan antara sifat yang dimiliki sel hasil pembelahan secara meiosis. Hal ini diakibatkan tidak adanya kromosom yang benar-benar tampak mirip. Tahap profase I terbagi atas beberapa subfase yaitu:

Leptotan: dimana kromatin mengalami proses kondensi menjadi sebuah kromosom. Bagian tulang akan melekat pada bagian selaput inti yang biasa disebut dengan plak atau plaque yang kemudian di bagian kromosom melakukan proses replikasi menjadi dua bagian, sehingga disebut dengan kromatid.

Selanjutnya, ada proses zigoten yang mana kromosom dengan sifat homolog akan melakukan proses sinapsis yang dimulai dari bagian tepis selaput inti. Setelah itu, ada proses pakiten yang membentuk bintil-bintil rekombinasi pada sepanjang kromatoid yang memungkinkan terbentuk chiasma, lantas disusul dengan crossing over pada bagian kromosom yang mempunyai sifat homolog.

Selanjutnya ada proses subfase diploten yakni penggandengan kromosom dengan sifat homolog. Terakhir, ada proses diakinesis di mana bagian kromosom akan semakin berkondensasi sehingga di ujung-ujungnya akan terlepas dari bagian selaput inti. Lantas akan terjadi proses penghentian pada transkripsi dan chiasma masih terjadi antara kromosom yang mempunyai sifat homolog.

2. Metafase I
pembelahan sel
youtube.com

Pada fase metafase I, kromosom bergerak menuju ke bagian ekuator dan pada kromosom mempunyai sifat homolog akan tetap bergandengan. Chiasma jua akan tetap ada.

3. Anafase I
pembelahan sel
slideplayer.info

Pada fase ini, kromosom dengan sifat homolog akan berpisah serta bergerak pada bagian kutub yang berseberangan. Chiasma dan proses crossing over selesai pada tahap ini.

4. Telofase I
pembelahan sel
usaha321.net

Pada fase telofase akan terjadi proses sitokinesis sehingga terbentuklah dua buah sel yang masing-masing bagian mempunyai sebuah inti dengan bagian sebelah kromosom yang mempunyai sifat homolog. Doi setiap kromosom dengan sifat homolog terdiri atas dua buah kromatid yang di bagian sentromer saling bergabung satu dengan lain sebagainya.

D. Tahap Meiosis II

pembelahan sel
slideplayer.info

Di tahap meiosis II ini, akan ada beberapa tahap yakni:

1. Profase II
pembelahan sel
youtube.com

Di fase pertama tahap kedua ini diawali dengan pembelahan pada dua sentriol sehingga dapat menjadi dua buah bagian serta bergerak menuju ke bagian kutub yang saling berlawanan arah. Lantas, mikrotubulus akan membentuk benang spindel serta membentuk membentuk membran inti. Lantas nukleolus akan lenyap.

2. Metafase II
pembelahan sel
youtube.com

Di fase metafase ini, bagian kromatid akan bergerak menuju bagian ekuator. Bagian sentromer yang terikat benang spindel berasal dari bagian sentriol.

3. Anafase II
pembelahan sel
slideplayer.info

Di fase ini, bagian kromatid yang sudah terpisah akan membentuk kromosom dengan sentromer tersendiri. Selanjutnya, kromosom akan bergerak ke kutub yang berlawanan arah. fase ini akan terbentuk kromosom rekombinasi.

4. Telofase II
pembelahan sel
slideplayer.info

Fase selanjutnya adalah telofase II ini, kromosom telah sampai di bagian kutub. Selanjutnya akan mengalami proses dekondensasi yang akan menjadi kromatin serta terbentuk bagian selaput ini pada bagian sekeliling inti oleh mikrotubulus. Proses yang is selanjutnya adalah sitokinesis yang membentuk 4 buah sel baru.

Pembelahan meiosis memiliki arti penting untuk keberlangsungan hidup individu karena beberapa faktor yakni:

  • Sel Meiosis akan memelihara dan menjaga kromosom yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup.
  • Proses pindah silang atau crossing over memungkinkan [proses terjadinya pertukaran gen sehingga akan menimbulkan macam variasi genetik di antara spesies-spesies.

Kesimpulan

Sel adalah bagian terkecil pada makhluk hidup sehingga sangat menentukan fungsi serta bentuk dari organ atau jaringan yang disusun. Kumpulan banyak sel dengan struktur dan fungsi yang sama adalah jaringan, sehingga terkumpul dengan fungsi yang sama sehingga membentuk organ. Untuk mencapai jumlah yang banyak, maka pembelahan harus terjadi.

Regenerasi sel rusak atau mati, pertumbuhan dan perkembangan, berkembang biak, serta variasi individu baru akan bisa terwujud jika pembelahan sel berjalan dengan baik.

Demikian, pembahasan mengenai pembelahan sel, semoga bisa dijadikan sumber pembelajaran.

Leave a Comment