Organel – Organel Sel

Organel Sel merupakan salah satu bagian yang sangat penting yang dimiliki oleh makhluk hidup. Tanpa sel, berbagai macam organ yang dimiliki oleh makhluk hidup tidak dapat berjalan sesuai dengan fungsinya. Meski memiliki ukuran yang sangat kecil, namun peranan sel sangatlah besar bagi keberlangsungan hidup. Bahkan, telah menjadi syarat makhluk hidup untuk memiliki perkembangan sel yang baik.

Nah, di bawah ini akan dijelaskan mengenai berbagai macam hal yang berkaitan dengan sel. Mulai dari pengertian sel, fungsi dan manfaat yang dimiliki oleh sel itu sendiri, bagian-bagian dari organel sel hingga perbedaan antara sel prokariotik dan sel eukariotik. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa membaca tulisan di bawah ini.

Pengertian Sel

organel sel
pixabay.com

Sebelum membahas lebih jauh tentang sel, tentu Anda harus mengetahui pengertian dari sel itu sendiri. Lalu, apa yang disebut dengan sel? Anda bisa mengetahuinya lewat penjelasan berikut.

Setiap organisme yang ada, tersusun atas sel. Bahkan, bisa dikatakan pula bahwa setiap organisme tersebut mempunyai beberapa sel. Sesuatu bisa dikatakan hidup jika terdiri atas minimal satu buah sel. Hal ini karena di dalam sel, individu bisa melihat fungsi ataupun aktivitas sebagai makhluk hidup.

Misalnya seperti saat melihat fungsi dari gerak, reproduksi, respirasi dan yang lain sebagainya. Karena alasan inilah yang membuat organel sel menjadi suatu unit struktural yang paling kecil serta fungsional yang dimiliki oleh makhluk hidup.

Sel pertama kali ditemukan pada tahun 1665 oleh Robert Hooke secara tidak sengaja. Penelitian tersebut dilakukan dengan cara mengamati sayatan gabus dari tumbuhan oak dengan menggunakan mikroskop.

Pada saat melakukan penelitian tersebut, Hooke melihat adanya ruang-ruang kosong yang menyusun gabus itu sendiri. Nah, ruang kosong inilah yang kemudian dinamakan dengan sel.

Sel ini sendiri berasal dari kata ‘selula’ yang memiliki arti ‘kamar’. Seorang peneliti yang bernama Brown (1831) memberikan pernyataan bahwa sel adalah sebuah ruangan kecil. Ruangan tersebut dibatasi dengan membran sel berisi cairan sel atau protoplasma.

Sementara itu, pada tahun 1838, Mathias J. Schleiden dan Theodor Schwann memberikan pernyataan tentang teori dari sel. Dimana mereka menjelaskan bahwa setiap organisme terdiri atas satu atau lebih sel, dan sel-sel itu berasal dari beberapa sel sebelumnya.

Fungsi dan Manfaat Sel

Setelah membahas tentang pengertian dari sel itu sendiri, tentu Anda juga harus mempelajari berbagai macam fungsi dan manfaat sel. Sel adalah pengatur setya pengontrol seluruh aktivitas yang ada di dalam tubuh makhluk hidup. Baik itu yang disadari ataupun yang tidak disadari.

Ternyata, untuk fungsi yang dimiliki tersebut tidak hanya dijalankan oleh satu sel saja. Melainkan juga dijalankan oleh sekelompok sel. Yang mana, sekelompok sel tersebut membuat sebuah jaringan. Nah, jaringan-jaringan yang mempunyai tujuan sama selanjutnya akan membentuk sebuah organ.

Organ-organ tersebut kemudian akan membentuk sistem organ. Kemudian sistem organ itu akan membentuk makhluk hidup (organisme). Hal inilah yang membuat sel memiliki peranan sangat penting. Jika tidak ada sel, pastinya organisme (makhluk hidup) tidak bisa hidup.

Lalu, apa saja fungsi sel secara umum? Berikut pembahasan mengenai beberapa fungsi sel yang juga digunakan sebagai teori sel:

1. Sel merupakan unit fungsional tubuh

Teori tentang sel yang satu ini dikemukakan oleh Max Schultze.

2. Sel merupakan unit struktural tubuh

Teori tersebut dikemukakan oleh Mathias Jacob Schleiden dan Theodor Schwann.

3. Sel merupakan unit pertumbuhan serta perkembangan makhluk hidup

Teori tersebut dikemukakan oleh Rudolf Virchow

4. Sel sebagai satu kesatuan hereditas (pewaris sifat) yang mana bisa menurunkan sifatnya kepada keturunan yang dimilikinya.

Teori tersebut diperkenalkan oleh Walter Sutton dan Theodor Boveri.

Struktur, Gambar, dan Fungsi Organel Sel

organel sel
pixabay.com

Organel sel terdiri atas nukleus (inti sel), ribosom, retikulum endoplasma, badan golgi, mitokondria, mikrotubulus, mikrofilamen, lisosom, peroksisom, sentrosom, membran plasma, dinding sel dan plastid.

Tentu saja, berbagai macam bagian tersebut memiliki pengertian dan fungsinya masing-masing. Lalu, apa sajakah fungsi yang dimiliki oleh setiap bagian tersebut? Berikut ini pembahasannya.

1. Nukleus (Inti Sel)

organel sel
usaha321.net

Bagian ini sering disebut dengan Nukleus diselubungi dengan selaput inti yang memiliki membran ganda serta berpori. Fungsi dari pori ialah sebagai jalan masuknya molekul dengan ukuran besar. Inti tersebut mempunyai anak inti sel atau yang disebut dengan nukleolus. Nukleolus memproduksi ribosom serta DNA.

Di dalam inti terdapat DNA. Dimana, DNA tersebut berbentuk kromosom atau kromatin. Hal inilah yang membuatnya memiliki fungsi untuk membawa materi genetis yang juga digunakan sebagai tempat untuk replikasi DNA serta transkripsi DNA sekaligus sebagai pengatur kerja sel.

2. Ribosom

organel sel
adalah.top

Bagian yang kedua ada ribosom. Apa itu ribosom dan bagaimana bentuknya? Bentuk dari ribosom itu sendiri adalah bulat. Selain itu, ribosom tersusun atas RNA serta protein. Ribosom terdiri atas dua sub unit dan tidak mempunyai membran. Ada dua jenis dari ribosom, yakni ribosom yang berada bebas di sel, serta ribosom yang berikatan dengan RE.

Adapun fungsi dari ribosom ini sendiri adalah translasi mRNA menjadi protein ataupun sintesis protein.

3. Retikulum Endoplasma

orgabel sel
apayangdimaksud.com

Badan retikulum endoplasma (RE) dibuat dari kantung-kantung pipih yang memiliki membran tunggal dan dinamakan dengan sisterna. Retikulum Endoplasma ini ternyata terhubung dengan selaput inti sel.

Organel mempunyai peranan yang sangat penting dalam transport zat. Sementara itu, Retikulum Endoplasma dibedakan menjadi dua jenis. Yaitu Retikulum Endoplasma (RE) halus dan Retikulum Endoplasma (RE) kasar.

Untuk RE kasar ternyata berhubungan dengan ribosom dan mempunyai peran sebagai transport protein yang telah disintesis oleh ribosom. Sementara itu, RE halus memiliki peranan di dalam sintesis lipid, seperti steroid, fosfolipid dan juga hormon.

4. Badan Golgi

organel sel
hisham.id

Bagian selanjutnya adalah badan golgi. Badan golgi memiliki bentuk seperti tumpukan dari beberapa kantong pipih yang memiliki membran tunggal. Badan golgi tersebut mempunyai sebuah reseptor protein yang berasal dari Retikulum Endoplasma (RE) kasar.

Protein yang diperolah di bagian cis dari Badan Golgi ini selanjutnya akan dimodifikasi sebelum dilepas lewat trans golgi. Lalu, protein tersebut akan dikirim ke semua bagian sel menggunakan vesikula.

5. Mitokondria

organel sel
rujukanedukasi.com

Apa itu mitokondria? Mitokondria adalah sebuah organel sel yang memiliki membran ganda dan berperan dalam respirasi seluler. Untuk membran bagian dalam yang dimiliki oleh mitokondria tersebut tampak melekuk-lekuk dan membentuk Krista.

Membran dalam tersebut dapat memproduksi ATP. Dimana ATP adalah energi seluler yang sangat dibutuhkan makhluk hidup. Tak heran, jika mitokondria juga memiliki julukan lain yaitu “The Power House”.

Bagian matriks yang dimilikinya berguna untuk oksidasi asam lemak serta katabolisme dari asetil koenzim. Di dalam matriks mitokrondia juga terkandung DNA.

6. Mikrotubulus

organel sel
wikipedia.org

Mikrotubulus merupakan sebuah organel sel yang ada di sitoplasma. Organel tersebut berada di sel eukariot dan memiliki bentuk silindris panjang dan berongga. Diameter bagian dalam yang dimilikinya kurang lebih 12 nm, sedangkan untuk diameter luarnya sendiri adalah 25 nm.

Mikrotubulus sendiri terdiri atas beberapa molekul yang memiliki bentuk bulat protein globular yang dinamakan dengan tubulin. Molekul-molekul tersebut dengan spontan saling bergabung dan membentuk sebuah silindris panjang berongga pada suatu kondisi tertentu. Sifat dari mikrotubulus ini adalah kaku.

Sementara itu, beberapa fungsi yang dimiliki oleh organel sel tersebut adalah untuk melindungi sel, memberi bentuk sel serta berfungsi di dalam pembentukan silian, flagel dan juga sentriol.

7. Mikrofilamen

organel sel
sainsma.com

Berikutnya ada mikrofilamen. Mikrofilamen merupakan sebuah organel sel yang terbentuk atas miosin dan juga protein aktin. Nah, untuk mikrofilamen ini ternyata mempunyai kemiripan yang hampir sama dengan mikrotubulus. Akan tetapi, mikrofilamen memiliki ukuran diameter yang lebih kecil dan lebih lembut.

Lalu, bagaimana fungsi yang dimiliki oleh organel sel satu ini? Mikrofilamen ternyata memiliki peranan yang sangat penting dalam pergerakan sel, endositoses serta eksositosis.

8. Lisosom

organel sel
halodoc.com

Organel lisosom ini sendiri merupakan sebuah organel yang seperti kantong dan terikat pada membran. Lisosom memiliki kandungan enzim hidrolitik yang dimanfaatkan untuk mengontrol serta mengatur pencernaan intraseluler di berbagai macam keadaan.

Bagian ini dapat ditemukan pada sel eukariotik. Nah, lisosom ternyata adalah sel hewan yang tidak bisa tumbuh lagi. Lalu, apa fungsi yang dimiliki oleh organel sel yang satu ini? Terdapat beberapa fungsi yang dimiliki oleh Lisosom seperti yang ada pada penjelasan berikut:

  1. Sebagai tempat masuknya makromolekul yang berasal dari luar dan menuju ke dalam sel dengan menggunakan mekanisme endositos.
  2. Mencerna materi yang ada dengan menggunakan fagositosis.
  3. Membantu untuk mengontrol pencernaan intraseluler.
  4. Sebagai tempat untuk penghancuran organel sel yang telah rusak (autofagi).
  5. Peroksisom (Badan Mikro)

Badan makro atau Peroksisom juga disebut dengan badan mikro. Peroksisom ini berupa kantong kecil yang berisikan enzim katalase dan memiliki fungsi untuk menguraikan peroksida (H2O2). Peroksida tersebut merupakan sisa dari metabolisme dan memiliki sifat toksik yang sangat membahayakan sel. Peroksisom ini biasanya banyak ditemukan di ginjal dan hati.

Fungsi lain yang dimiliki oleh organel sel tersebut ialah untuk merubah lemak menjadi karbohidrat.

9. Sentrosom

organel sel
hisham.id

Struktur sentrosom terdiri atas dua setriol yang terbentuk dari protein mikrotubulus. Peranan dari sentriol ini sendiri ialah untuk membentuk benang-benang spindel pada saat terjadi pembelahan sel.

Benang-benang spindel tersebut berguna untuk mengatur pergerakan serta pemisahan dari kromosom pada waktu pembelahan sel.

10. Membran Plasma

organel sel
hisham.id

Secara umum membran plasma merupakan organel sel yang terdiri atas dua lapis fosfolipid yang memiliki protein serta rantai karbohidrat. Fungsi yang dimiliki oleh membran plasma ini ialah sebagai pendukung bentuk sel, pengatur serta pelindung dari pergerakan zat yang keluar ataupun yang masuk ke dalam sel.

Tak hanya itu, bahkan organel tersebut juga memiliki fungsi untuk menjaga homeostatis sel.

11. Dinding sel

organel sel
markijar.com

Selain beberapa organel yang sudah disebutkan di atas, dinding sel juga menjadi salah satu organel yang memiliki peranan sangat penting. Organel tersebut ialah sebuah pelapis paling luar setelah membran sel yang bisa ditemukan di beberapa sel tumbuhan, bakteri bahkan jamur.

Bentuk dari dinding sel ini ialah kaku serta keras. Sementara itu, komposisi utama dari dinding sel yang dimiliki oleh tumbuhan adalah selulosa. Sedangkan, pada bakteri dinding sel yang dimilikinya berupa peptidoglikan dan pada jamur yaitu zat kitin.

Nah, apa fungsi yang dimiliki oleh dinding sel? Ternyata, dinding sel itu memiliki beberapa fungsi seperti membantu untuk melindungi sel, menjaga bentuk sel itu sendiri dan sebagai difusi dari berbagai molekul yang keluar ataupun yang masuk ke dalam sel.

12. Plastida

organel sel
biologyreputation.blogspot.com

Organel plastida merupakan organel sel yang umum ditemukan pada sel tumbuhan serta ganggang. Fungsi dari plastida ini ialah untuk membuat dan menyimpan berbagai macam senyawa kimia yang dibutuhkan oleh beberapa sel. Di dalam plastida juga terkandung pigmen.

Dimana, pigmen-pigmen tersebut sangat dibutuhkan tumbuhan untuk proses fotosintesis. Selain itu, dengan adanya pigmen juga membuat tumbuhan menjadi tampak lebih berwarna-warni.

Ada dua jenis plastida, yakni kromoplas dan leukoplas. Di dalam kromoplas terkandung pigmen dan terbagi menjadi 3 jenis yaitu kloroplas, faeoplas serta rodoplas.

Kloroplas atau yang juga disebut dengan pigmen klorofil memiliki warna hijau. Faeoplas atau pigmen fakosantin memiliki warna coklat gelap dan rodoplas atau pigmen fikoeritrin memiliki warna merah. Sementara untuk leuklopas sendiri tidak terkandung pigmen di dalamnya.

Perbedaan Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik

organel sel
kompasiana.com

Setelah Anda membaca tentang fungsi dari sel di atas, tentu Anda sudah memahami bahwa fungsi dari sel sangatlah penting bagi kehidupan makhluk hidup. Nah, ternyata berdasarkan membran nukleus, sel terbagi menjadi dua jenis, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik.

Kedua sel tersebut pastinya memiliki perbedaan masing-masing. Mulai dari ukuran, inti sel, flagella, dinding sel, organel yang memiliki membran ganda, sitoplasma, membran plasma, ribosom, serta kelompok dari organisme. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimak penjelasan berikut:

1. Sel Prokariotik

organel sel
wikipedia.com

Untuk jenis sel yang satu ini memiliki beberapa karakteristik seperti berikut:

  • Ukuran sel prokariotik adalah 1-10 mikrometer
  • Jika dilihat dari inti sel yang dimilikinya, sel prokariotik ini tidak memiliki membran inti, membentuk sebuah nukleid, serta tidak memiliki anak inti sel (nukleolus).
  • Sel prokariotik tidak mempunyai organel dengan membran ganda.
  • Flagela tersusun atas dua protein penyusun.
  • Sel prokariotik umumnya mempunyai dinding sel.
  • Pada umumnya terdiri atas peptidoglikan.
  • Membran plasma yang dimiliki oleh sel prokariotik tersebut tidak mempunyai karbohidrat dan pada umumnya mempunyai sedikit steroid.
  • Ukuran ribosom yang dimilikinya cukup kecil, yakni 70s.
  • Pembelahan sel terjadi dengan cara biner.
  • Kelompok dari organisme sel prokariotik ini adalah monera.

2. Sel Eukariotik

organel sel
pixabay.com

Beberapa karakteristik yang dimiliki oleh sel eukariotik ialah sebagai berikut:

  • Memiliki ukuran 10-100 mikrometer.
  • Mempunyai membran inti serta mempunyai anak inti sel (nukleolus).
  • Sel ini memiliki organel dengan membran ganda. Organel bermembran ganda ini terdiri atas badan golgi, lisosom, retikulum endoplasma, kloroplas dan mitokondria.
  • Flagela terbentuk dari berbagai macam mikrotubulus.
  • Di dalam membran plasma dari sel eukariotik ini terdapat steroid dan karbohidrat.
  • Sel eukariotik mempunyai sitoskeleton.
  • Ukuran ribosom dari sel eukariotik ini terdiri atas ukuran yang besar dan ukuran yang kecil. Untuk ukuran yang besar yaitu 80s, sedangkan untuk ukuran kecilnya yaitu 70s.
  • Pembelahan sel eukariotik dilakukan dengan cara meiosis dan mitosis.
  • Untuk kelompok organisme dari sel eukariotik ini adalah plantae, animalia, protista dan fungi.

Itulah beberapa karakteristik yang dimiliki oleh sel eukaritok. Tentu saja, dengan berbagai macam karakteristik yang dimilikinya itu, membuat kedua sel tersebut tampak sangat berbeda.

Kesimpulan

Demikian pembahasan mengenai pengertian sel, fungsi hingga bagian-bagian dari organel sel  itu sendiri. Dengan mempelajari tentang berbagai macam organel sel memberikan pengertian bahwa sel-sel tersebut mempunyai peranan yang sangat penting di dalam makhluk hidup. Dimana, jika tidak ada sel, maka tidak akan ada makhluk hidup.

Leave a Comment