Lapisan Atmosfer

Di bumi ini terdapat sebuah lapisan yang melindungi bumi dan seisinya. sehingga, kita kita dapat hidup tenang dan nyaman seperti sekarang. Apakah pelindung itu, Ternyata dia adalah Lapisan Atmosfer.

Lapisan atmosfer adalah lapisan gas yang ada pada bagian luar bumi pada jarak nol hingga lebih dari 800 kilometer di atasnya. Lapisan ini mengalami transisi antara pembatas lapisan satu dengan yang lainnya.

Pembatas ini bukanlah berupa pembatas yang saklek, melainkan pembatas yang terbentuk perlahan, lambat, dan juga tipis dengan ketinggian yang terjadi karena adanya proses kimia di dalamnya. Ada banyak studi yang meneliti tentang lapisan atmosfer ini.

Dengan adanya fenomena alam seperti aurora dan proses ionisasi membuktikan bahwa kejadian alam tidak hanya terjadi di lapisan bawah bumi, melainkan juga di lapisan atmosfer yang terdiri atas kumpulan gas ini.

Pengertian Lapisan Atmosfer

lapisan atmosfer
ilmu-sosial-mu.blogspot.com

Lapisan atmosfer kerap disebut juga sebagai pelindung planet bumi ini. Definisi atmosfer menurut para ahli adalah lapisan udara yang menyelubungi planet (bumi) yang mana lapisan ini mengandung unsur gas sejumlah empat jenis yakni oksigen. nitrogen, argon, dan juga karbondioksida.

Secara harfiah, pengertian atmosfer dapat dijabarkan dalam dua suku kata yakni Atmos yang memiliki arti uap air (butiran air), serta Sphaira yang memiliki arti selimut. Setelah digabungkan, dua kata tersebut bisa diartikan sebagai lapisan gas atau uap air yang menyelimuti sebuah planet.

Disamping itu, Lapisan Atmosfer juga merupakan salah satu bagian dari lapisan awan yang berada di bumi.

Fungsi & Manfaat Lapisan Atmosfer

lapisan atmosfer
youtube.com

Atmosfer bukan terbentuk tanpa alasan dan manfaat. Tercatat, ada beberapa manfaat dari lapisan udara tempat manusia bernapas ini. Nah, secara lebih rinci, manfaat atmosfer bisa Anda simak pada ulasan di bawah ini:

  1. Sebagai pelindung dari planet bumi. Nah, atmosfer ini ternyata bisa melindungi bumi dari suhu udara luar angkasa yang tidak memungkinkan manusia dan makhluk hidup untuk bernapas. Selain itu, atmosfer juga menjaga suhu  bumi tetap stabil serta menjaga cuaca serta kelembaban udara dalam bumi selalu stabil.
  2. Menyeimbangkan keadaan di dalam serta di luar bumi.
  3. Melindungi planet ini dari serangan benda luar angkasa laiknya meteor.
  4. Mengurangi rasa panas yang berasal dari matahari.
  5. Menjaga kestabilan dari gravitasi bumi.

Dari ulasan tersebut dapat disimpulkan bahwa manfaat dari atmosfer adalah untuk mengatur proses penerimaan panas dari matahari. Cara kerja atmosfer adalah dengan menyerap sinar matahari lantas memantulkannya ke luar angkasa.

34% dari panas matahari akan dipantulkan oleh atmosfer, permukaan bumi, serta kumpulan awan. Lantas 19%-nya akan diserap oleh awan maupun atmosfer. Sisanya, mencapai ke permukaan bumi. Dalam hal ini, panas yang sampai ke kulit manusia telah mengalami difilterisasi serta penyerapan oleh awan dan atmosfer.

Hal yang perlu Anda ketahui adalah lapisan ini dikelilingi oleh lapisan tebal yang mencapai ribuan atau puluhan ribu kilometer jaraknya dari planet ke luar angkasa. Ketebalan dari lapisan ini adalah sekitar 1000 kilometer dari dasar bumi serta memiliki massa 59 x 1014 ton.

Pengukuran jarak antara atmosfer dengan bumi menggunakan alat yang bernama radiosonde untuk pengukuran pada jarak 30 km ke bawah. Sedangkan pengukuran di atas 30 km hingga 90 km hanya bisa dilakukan dengan roket. Nah, untuk pengukuran lebih dari 90 km, maka satu-satunya jalan adalah menggunakan satelit.

Urutan Lapisan Atmosfer Beserta Manfaat dan Ciri-Cirinya

lapisan atmosfer
infoana.com

Atmosfer tidak hanya terdiri dari satu lapis selubung udara saja. Melainkan ada beberapa lapisan  yang meliputi:

1. Lapisan Troposfer

lapisan atmosfer
wmcactionnews5.com

Lapisan troposfer ada pada jarak 0 hingga 12 kilometer di atas permukaan bumi. Lapisan ini adalah yang terdekat ke bumi dan menjadi lapisan atmosfer yang paling dasar. Manfaat dan ciri-ciri dari lapisan troposfer adalah:

  • Terjadinya fenomena alam: di lapisan ini sangat mungkin terjadi peristiwa serta fenomena alam. Seperti contohnya adalah angin kencang akibat kerusakan hutan, halilintar, dan juga hujan. Ada banyak interaksi yang ada pada lapisan ini seperti aktivitas pesawat udara.
  • Batas dengan tropopause: setelah lapisan tro[osfer, ada lapisan penyeimbang yang menghubungkan lapisan atmosfer pada tingkat yang lebih tinggi. Lapisan pembatas (tropopause) adalah lapisan yang dinilai konstan. Namun, pada lapisan pembatas tersebut, sudah tidak ada lagi aktivitas udara laiknya karbondioksida dan oksigen. Sehingga, secara otomatis, makhluk tidak akan bisa tinggal lama pada lapisan ini.
  • Suhu lapisan yang berbeda: Bumi memang memiliki bentuk yang bulat, akan tetap, letaknya menyebabkan tingkat tinggi lapisan menjadi berbeda. Seperti contohnya pada jarak permukaan bumi dengan kutub yang hanya setinggi kurang lebih 8 km dengan suhu kurang dari -46 derajat celc Sedangkan pada daerah yang memiliki iklim sedang akan memiliki jarak dengan troposfer 11 km dengan suhu -50 derajat celcius.

2. Lapisan Stratosfer

lapisan atmosfer
youtube.com

Lapisan ini ada pada bagian atas tropopause. Jarak antara lapisan ini dengan permukaan bumi adalah 12 kilometer hingga 60 kilometer. Di bagian ini terkenal dengan sebutan ozon. Nah, untuk lebih jelasnya, mari simak tentang manfaat dan ciri-ciri lapisan stratosfer ini:

  • Terletaknya lapisan ozon: dewasa ini banyak dibicarakan mengenai lapisan ozon. Nah, lapisan tersebut ada pada bagian stratosfer yaitu pada jarak 35 k di atas permukaan bumi. Di lapisan ini ada perbedaan tekanan dan temperatur. Di mana perannya sangat penting bagi bumi untuk melindungi dari bahaya sinar ultraviolet matahari.
  • Adanya Stratopause: tidak beda dengan lapisan sebelumnya, antara stratosfer dengan lapisan di atasnya (mesosfer) juga terdapat pembatas. Pada lapisan pembatas itu terdapat temperatur yang konstan yang disebut stratopause. Suhu lapisan ini adalah 5 derajat celcius serta ketinggian nya berkisar 50 km di atas permukaan bumi.
  • Sub lapisan stratosfer adalah lapisan isotherm, lapisan panas, dan lapisan campuran teratas.

3. Lapisan Mesosfer

lapisan atmosfer
haikudeck.com

Lapisan atmosfer ada tepat di atas lapisan stratosfer. Lapisan ini ada pada ketinggian 60 hingga 80 km di atas permukaan bumi. karakteristik dan manfaatnya adalah sebagai berikut:

  • Sebagai pelindung dari bumi: Melindungi bumi artinya lapisan ini penyelamat bumi dari jatuhnya benda langit laiknya meteor.Lapisan ini melindungi bumi dengan cara membakar benda langit tersebut ketika masuk ke lapisan mesosfer. Lantas, benda langit akan hangus dan menjadi debu sebelum mencapai permukaan bumi.
  • Cuaca dan suhu dari lapisan ini berkisar antara -50 derajat celcius hingga 70 derajat celc
  • Adanya lapisan mesopause yang membatasi lapisan mesosfer dengan lapisan di atasnya (termosfer).

4. Lapisan Termosfer

lapisan atmosfer
tecake.in

Di atas lapisan mesosfer, terdapat lapisan yang lebih jauh dari bumi, yakni termosfer. Letaknya 80 km hingga 100 km dari permukaan bumi. Manfaat dan ciri dari lapisan termosfer diantaranya:

  • Tempat munculnya aurora dikarenakan proses ionisasi pada atom dan juga molekulnya. Hal ini dikarenakan terjadi ragam reaksi yang menyebabkan pengurangan dan penambahan jumlah elektron. Sehingga muncullah cahaya warna-warni di angkasa. Cahaya ini muncul pada Kutub Utara dan S
  • Keadaan suhu dan temperatur dari lapisan ini berkisar antara 40 hingga 1.232 derajat celc

5. Lapisan Lonosfer

lapisan atmosfer
tentangfenomena.blogspot.com

Lapisan ini ada pada jarak 100 km hingga 800 km dari permukaan bumi. Di lapisan inilah semua atom serta molekul udara mengalami proses ionisasi. Nah, hal tersebut menyebabkan lapisan ini dinamakan sebagai ionosfer. Manfaat dan karakteristik ionosfer adalah:

  • Memiliki muatan listrik karena ada banyak sekali proses ionisasi yang terjadi pada lapisan ini.
  • Adanya pemantulan gelombang radio dari bumi. Gelombang ini berisi gelombang panjang dan pendek pada sub lapisan Kenelly serta Appleton. Kisaran lapisan ini ada pada jarak 100 km hingga 400 km dari permukaan bumi.
  • Ada tiga sub bagian dari lapisan ionosfer yang meliputi lapisan Kenelly Heavyside atau lapisan E pada ketinggian 100 km-200 km dari permukaan bumi. Selanjutnya ada lapisan Appleton atau lapisan F pada jarak 200 km hingga 400 km dari permukaan bumi. Terakhir ada lapisan atom pada jarak 400 km hingga 800 km.

6. Lapisan Eksosfer

lapisan atmosfer
httpfreecoolhdwallpapers.blogspot.com

Lapisan ini menjadi pelindung terakhir bagi bumi. Eksosfer adalah lapisan yang paling jauh dari bumi dengan rentang jarak 800 hingga 3.260 km. Pada lapisan ini mulai terjadi interaksi serta hubungan di antara gas-gas pada dunia di luar bumi dan juga gas pembentuk atmosfer. Tersebab jaraknya sangat jauh, maka kekuatan gravitasinya juga rendah.

7. Lapisan Ozon (Ozonosfer)

lapisan atmosfer
123RF.com

Ozonesfer atau lapisan ozon merupakan lapisan yang terdiri atas gas )3 pada tingkatan stratosfer yang secara alami menyelimuti serta melindungi permukaan bumi dari ultraviolet matahari. Fungsi dan karakteristik Ozonosfer diantaranya:

  • Melindungi bumi dari radiasi sinar matahari, melindungi bumi dari benda luar angkasa, menetralkan suhu permukaan bumi.
  • Ozon pada lapisan troposfer akan membawa dampak negatif karena bisa membentuk kabut asap yang berbahaya dan bersifat racun.
  • Jumlah ozon hanya 90% dari total yang ada di bumi serta terletak di ketinggian 20 km sehingga menjadi tameng yang dikenal dengan istilah stratospheric ozone.

Isi Kandungan Lapisan Atmosfer

lapisan atmosfer
vectorstock.com

Atmosfer terdiri dari beberapa gas. Apa sajakah itu? Berikut ulasan lengkapnya:

1. Oksigen (O2)

Di dalam atmosfer, kandungan oksigennya adalah sebesar 20,95 persen. Fungsi dari gas ini adalah untuk mengubah zat makanan dalam tubuh menjadi energi. Oksigen asalnya dari proses fotosintesis tumbuh-tumbuhan dan pepohonan. Maka dari itu, oksigen sangat membantu dalam pemeliharaan lapisan ozon. Sebab, perannya sangat besar untuk kehidupan manusia.

2. Carbondioksida (CO2)

Kadar gas ini dalam lapisan atmosfer adalah 0,034%. Angka ini cukup sedikit. Akan tetapi berkat pembakaran lahan, kadarnya akan bertambah. Selain itu, karbondioksida dihasilkan dari pernapasan manusia dan hewan. Sementara tumbuhan justru membutuhkannya.

3. Neon (Ne), Xenon (Xe). Argon (Ar), dan Kripton (Kr)

Unsur gas mulia ini tidak mudah bergabung dengan unsur lain sehingga sulit membentuk senyawa baru.

4. Helium dan Hidrogen (He dan H2)

Pada panas yang sangat tinggi, gas ini baru bisa terbentuk. Nah, gas ini menjadi yang paling ringan serta kerap digunakan untuk mengisi balon meteorologi.

5. Ozon (O3)

Merupakan bentuk lain dari O2 (Oksigen) yang dapat menyerap radiasi ultraviolet dengan cukup efektif. Ozon hanya bisa dijangkau pada ketinggian 20 hingga 30 km.

6. Uap Air (H2O)

Gas ini dihasilkan dari penguapan danau, kolam, air laut, dan juga transpirasi tanaman. Uap penting untuk proses iklim dan cuaca terutama dalam mengubah fase.

Fenomena Alam yang Terjadi Pada Atmosfer

lapisan atmosfer
pixabay.com

Dari ulasan mengenai lapisan atmosfer di atas, terdapat beberapa fenomena yang bisa saja terjadi pada lapisan tersebut, Berikut merupakan beberapa contohnya.

1. Pelangi

lapisan atmosfer
pixabay

Fenomena pelangi adalah yang paling sering terlihat di angkasa. Pelangi merupakan fenomena optik yakni lengkungan di udara yang terdiri dari tujuh spektrum warna sejajar yang terjadi jika sinar matahari mengenai partikel udara. partikel ini adalah uap atau titik-titik air tipis serta tembus pandang yang memiliki fungsi sebagai prisma serta membiaskan spektrum warna dari cahaya matahari yang memiliki sifat polikromatik.

Ragam warna pada pelangi diantaranya merah, kuning, jingga, hijau, biru, nila dan juga ungu

2. Aurora

lapisan atmosfer
pixabay.com

Aurora adalah fenomena yang kerap terjadi pada lapisan atmosfer yakni ionosfer. ia adalah pancaran cahaya yang menyala karena aliran partikel bermuatan listrik dari bintik matahari (sun spot) yang mengalir ke arah bumi serta ditarik oleh gaya bumi pada selatan dan utara planet ini.

Ada dua jenis aurora yakni austrais dengan siklus 11 tahun aktivitas titik matahari. Serta aurora borealis yang kerap terjadi pada bulan Oktober serta Maret hingga April. Lokasi yang kerap terjadi aurora borealis adalah Skandinavia, Alaska, Fairbanks, Kanada Timur, dan Islandia.

Aurora tersusun atas dua gas utama yakni oksigen yang menghasilkan warna kuning, hijau, dan merah. Ada juga nitrogen yang menghasilkan warna merah keunguan. Sedangkan nitrogen teroksidasi menghasilkan warna biru muda.

3. Diamond Dust (Debu Berlian)

diamond dust
kuhl.com

Debu berlian merupakan dasar terbentuknya kristal es. Fenomena ini disebut juga dengan kabut es pada permukaan bumi serta memantulkan cahaya. Diamond Dust terjadi ketika suhu jauh lebih rendah ketimbang titik bekunya.

Jika kristal es tersusun random maka akan terbentuk halo, jika heksagonal dengan arah cahaya horizontal akan terjadi sun dog, sementara kristal heksagonal dengan cahaya vertikal akan terjadi Perhelic Circle. Jika bentuknya prisma dengan cahaya yang terpecah atas 7 spektrum warna akan menjadi pelangi.

4. Halo

fenomena Halo
pinterest.com

Fenomena ini adalah lingkaran putih pada sekitar matahari dan bulan sebagai satelit bumi. Proses terbentuknya halo adalah lanjutan dari debu kristal pada awan cirrus yang tersusun random yang terkena cahaya matahari.

5. Perhelic Circle

Perhelic Circle
wikipedia.org

Merupakan garis melengkung yang menembus matahari baik lengkungan separuh maupun bulan penuh. Penyebab dari fenomena ini adalah pembiasan cahaya matahari oleh kristal es heksagonal dengan posisi vertikal, Terkadang, fenomena ini akan terlihat bersamaan dengan sun dog.

6. Fatamorgana

fatamorgana
sylemi.flog.pl

Fenomena ini terjadi karena adanya perbedaan kerapatan suhu udara dingin dengan panas sehingga muncullah ilusi laiknya ada, padahal tidak ada. Cahaya akan mengalami pembiasan karena pengaruh dari pantulan cahaya matahari pada batas antara dua medium dengan indeks bias yang lebih kecil dari sudut datang. Sehingga, mata seolah melihat bayangan air.

7. Moonbows/Pelangi Bulan

moon raonbow
procaffenation.com

Pelangi bulan merupakan fenomena lapisan atmosfer yang langka. Hal ini terjadi karena cahaya bulan direfleksikan serta dibiaskan oleh tetesan air di udara. Sehingga pelangi bisa dilihat pada malam hari. Cuaca dan kondisi astronomi yang menyebabkan moonbow adalah bulan pada posisi rendah di atas langit tidak lebih dari 42 derajat dari horizon serta terdapat hujan yang berlawanan dengan bulan.

Meski bulan tidak mempunyai cahaya sendiri melainkan hanya meneruskan cahaya matahari, tapi hal ini terjadi karena pembiasan cahaya bulan. Pada beberapa tempat kerap terjadi moonbow seperti di air terjun Victoria, Air terjun Cumberland, dan sebagainya.

Kesimpulan

Demikian ulasan mengenai lapisan atmosfer, manfaat, bagian-bagiannya, serta fenomena yang ada di dalamnya. Karena begitu pentingnya atmosfer untuk keberlangsungan hidup manusia, sudah selayaknya kita menjaga agar lapisan tersebut tidak rusak sehingga kemungkinan buruk seperti radiasi sinar ultraviolet tidak terjadi.

Leave a Comment