Jenis – Jenis Air yang Ada di Bumi, Lengkap Dengan Penjelasannya

Jenis jenis air – Setiap makhluk hidup di dunia ini membutuhkan air untuk melanjutkan hidupnya. Bahkan, makhluk hidup sangat berketergantungan dengan air untuk bertahan hidup. Sebagai contoh, manusia bisa tidak makan tiga hari, namun tidak bisa tidak minum dalam waktu satu hari.

Hal ini karena, 70% dari tubuh manusia berupa cairan. Hal ini menunjukkan bahwa air sangat penting bagi kehidupan. Ada banyak manfaat yang dimiliki oleh air yang tidak dimiliki oleh apapun. Bahkan, jenis-jenis air juga dibedakan menjadi beberapa macam yang akan dibahas selengkapnya di sini.

Pengertian Air

air mendominasi daratan

Sebelum membicarakan air lebih dalam, ada baiknya jika Anda perlu tahu pengertian air terlebih dahulu. Jika dilihat dari pengertiannya, air ini memiliki banyak arti baik itu secara umum maupun menurut para ahli.

Berdasarkan definisi ilmiahnya, air adalah sebuah senyawa kimia yang di dalamnya terdapat unsur oksigen dan hidrogen yang membentuk senyawa air. Jenis senyawa inilah yang paling banyak ditemukan di bumi.

Sebab, jumlah air di muka bumi ini mencapai 71% dari jumlah keseluruhannya, dan jenis air sangat banyak. Bahkan, lapisan yang menyelimuti bumi juga disebut dengan hidrosfer. Ada juga yang menyebutkan bahwa air adalah zat pelarut.

Hal ini dibuktikan bahwa air memang memiliki fungsi yang dapat melarutkan suatu zat yang diperlukan oleh makhluk hidup. Bahkan, proses pelarutan juga sangat penting dalam metabolisme.

Air juga bisa disebut dengan sumber kehidupan dan adanya tanda-tanda kehidupan. Dikatakan sebagai sumber kehidupan karena air adalah hal yang sangat diperlukan oleh seluruh makhluk hidup untuk tetap bertahan hidup.

Sedangkan air dikatakan sebagai tanda kehidupan adalah karena manusia sendiri tersusun atas air, sehingga jika tidak ada air maka tidak akan ada kehidupan manusia. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa air adalah suatu senyawa yang memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup yang ada di muka bumi ini.

Fungsi Air

jenis air
pixabay.com

Setelah mengetahui pengertian air di atas, kini Anda harus tahu apa sebenarnya fungsi dari air itu sendiri. Dari pengertiannya di atas, maka salah satu fungsi air adalah digunakan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup.

Adapun untuk fungsi yang lebih jelasnya lagi, yuk langsung saja simak selengkapnya di bawah ini.

1. Sumber Kehidupan Bagi Makhluk Hidup

air adalah sumber kehidupan
Air merupakan sumber kehidupan

Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa air memiliki fungsi sebagai sumber kehidupan bagi makhluk hidup. Adanya air memiliki peranan yang sangat penting mulai dari hal yang sederhana hingga hal yang kompleks.

Sebut saja air digunakan untuk memasak, mandi, mencuci baju, mencuci piring, mengepel, dan masih banyak lainnya. Sedangkan hal yang lebih kompleks air digunakan untuk minum, mengisi cairan dalam tubuh dan masih banyak lainnya.

Saking pentingnya, manusia juga diharuskan untuk meminum air putih dengan jumlah 8 gelas setiap harinya. Hal ini menandakan bahwa air memang sangat diperlukan oleh tubuh baik itu manusia maupun makhluk hidup lainnya.

2. Membantu Perekonomian Manusia

Air sumber penghasilan
Memancing dapat menolong perekonomian

Fungsi lain yang dimiliki oleh air juga bisa digunakan untuk membantu perekonomian manusia. Hal ini karena air sangat dibutuhkan dalam bidang pertanian, perikanan dan bahkan bidang industri. Yang mana ketiga bidang tersebut sangat berpengaruh terhadap perekonomian manusia itu sendiri.

3. Sebagai Tempat Tinggal

Air merupakan tempat tinggal hewan air
Banyak sekali hewan yang tinggal di Air

Ini adalah fungsi air bagi hewan yang tinggal di perairan. Untuk bara hewan yang tinggal di wilayah perairan maka air digunakan sebagai tempat tinggal. Tanpa adanya air mereka akan mati.

4. Air Digunakan Untuk Berfotosintesis

proses fotosintesis
air(H2O) merupakan unsur utama dalam proses fotosintesis

Sedangkan bagi para tumbuhan, air memiliki fungsi dimana ia digunakan untuk membantu proses fotosintesis. Dari hasil fotosintesis, jadilah oksigen yang diperlukan oleh manusia. Maka hal ini sama saja air sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia.

Manfaat Air

jenis air
pixabay.com

Setelah mengetahui fungsinya, rasanya kurang lengkap jika tidak sekaligus membahas manfaatnya. Jadi, ada banyak sekali manfaat yang dimiliki oleh air. Bahkan, manfaat ini sangat besar bagi kehidupan makhluk hidup baik itu hewan, manusia maupun tumbuhan.

Adapun manfaat-manfaat air antara lain sebagai berikut.

1. Air Dapat Menyehatkan Tubuh

manfaat Air
banyak manfaat air buat tubuh

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa air sangat membantu proses metabolisme tubuh. Ini karena air mengandung banyak zat yang sangat diperlukan oleh tubuh. Sehingga, mengonsumsi air dengan jumlah yang cukup dapat menyehatkan tubuh.

Bahkan, dengan mengonsumsi banyak air ternyata juga bisa melarutkan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh lho. Sehingga, tubuh menjadi lebih bugar dan sehat.

2. Sebagai Sarana Transportasi

manfaat air
manfaat air sebagai sarana transportasi di pasar mengapung

Manfaat air juga bisa dijadikan sebagai sarana transportasi. Indonesia sendiri merupakan salah satu negara kepulauan. Dimana masing-masing pulau dihubungkan dengan air.

Nah, untuk menuju ke pulau satu ke pulau lainnya maka dibutuhkan perahu sebagai alat transportasi. Adanya perahu juga tidak bisa digunakan jika tidak ada air. Adanya hal ini ternyata juga bisa meningkatkan perekonomian.

3. Tempat Untuk Nelayan Mencari Ikan

manfaat air
sungai sebagai tempat mencari ikan bagi nelayan

Air juga bisa memberikan manfaat bagi para nelayan. Dengan adanya air, nelayan dapat mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan kualitas air yang baik pula maka ikan-ikan yang didapatkan juga semakin banyak dan semakin berkualitas.

4. Air Juga Bisa Dijadikan Sebagai Tempat Rekreasi

manfaat air
air terjun sebagai wahana rekreasi

Manfaat lain yang dimiliki oleh air juga bisa dijadikan sebagai sarana rekreasi. Seperti yang diketahui bahwa wahana air sangat diminati oleh banyak orang. Bahkan, banyak perusahaan yang rela membangun kolam air demi memuaskan minat para penggunanya. Berbagai wisata air alami juga tidak kalah menarik misalnya saja seperti pantai, danau maupun waduk.

Jenis-Jenis Air

jenis jenis air
pixabay.com

Keberadaan air tersebar di aman saja, hal inilah yang membuat air dibedakan menjadi beberapa jenis. Nah, jenis-jenis air inilah yang akan menentukan apakah air tersebut bisa dikonsumsi oleh makhluk hidup atau tidak. Mau tahu apa saja jenis air, yuk langsung saja simak selengkapnya di bawah ini.

1. Air Permukaan

jenis Air
Genangan air yang bercampur tanah

Dari sinilah kebanyakan manusia pertama kali mengetahui jenis air. Hal itu karena air permukaan adalah salah satu jenis air yang berasal dari air hujan yang kemudian mengalir ke permukaan bumi. Air ini akan terserap ke dalam tanah dan masuk ke dalam tanah yang bersifat rapat hingga akhirnya sebagian darinya menggenang di permukaan yang disebut dengan sungai.

pada kenyataannya, air permukaan sendiri mengalami pengotoran diri pada saat mengalir ke permukaan bumi dimana ia bercampur dengan sisa daun, lumpur, kayu, kotoran dan masih banyak lainnya.

Tingkat dari pengotoran air ini akan dipengaruhi oleh wilayah yang dialiri air. Jika air tersebut berada di wilayah perkotaan, maka kualitas airnya akan buruk karena sudah bercampur dengan berbagai bahan kimia.

Lain halnya jika wilayah yang dialiri adalah wilayah hutan yang di sana masih banyak bahan anorganik yang masih alami. Maka, kualitas air yang didapatkan akan jauh lebih baik. Adapun air permukaan sendiri dibagi menjadi 3 bagian yakni sebagai berikut:

2. Air Sungai

jenis Air
sungai sebagai tempat yang banyak menampung air

Air sungai adalah salah satu dari jenis-jenis air permukaan yang mana ia memiliki tingkat kekotoran yang sangat tinggi. biasanya jenis air ini dimanfaatkan oleh manusia untuk irigasi, memenuhi kebutuhan lain dan juga untuk transportasi.

Karena ir ini memiliki derajat kekotoran yang sangat tinggi. Oleh karena itu, untuk dijadikan sebagai air minum air ini harus melalui tahapan pengolahan terlebih dahulu. Sehingga saat nanti dikonsumsi jenis air ini tidak akan berbahaya.

Namun, untuk kualitas air sungai di daerah hulu cenderung lebih baik dibandingkan dengan sungai lainnya, sehingga jika ingin dijadikan minum tidak memerlukan tahapan yang rumit. Bahkan, saking berkualitas nya, banyak masyarakat di daerah hulu yang lebih suka menggunakan air sungai dibandingkan dengan air tanah.

3. Air Danau/Telaga

jenis air
danau sebagai sumber air

Ini adalah air permukaan yang mengalir di wilayah yang cekungan tanah sehingga membentuk danau. Untuk cekungan yang berkapasitas besar, maka disebut dengan danau. Sedangkan jika cekungan tersebut masih dalam ukuran yang kecil maka disebut dengan telaga.

Untuk air danau sendiri biasanya mendapatkan sumber air dari sungai maupun mata air lainnya biasanya dari dataran tinggi. sedangkan untuk telaga atau rawa biasanya airnya terkena air hujan yang tergenang. Hal inilah yang mengakibatkan warna air keduanya jauh berbeda.

Untuk air rawa juga memiliki tingkat kandungan organik yang tinggi, sehingga ketika akan menggunakan air ini jangan ambil air sampai ke bagian terdalam. Sebab jenis air tersebut tidak baik bagi tubuh.

4. Air Laut

jenis air
penampung air terbesar bumi, laut

Perlu Anda ketahui bahwa 1/3 dari luas bumi adalah lautan, hal ini menunjukkan bahwa zona lautan adalah bagian terluas dari bumi. Air laut sendiri merupakan penyumbang air terbesar yang ada di bumi.

Jenis air ini juga memiliki rasa yang asin. Meskipun air ini asin, namun beberapa sumber air lainnya juga ada yang berasal dari laut. Jenis air ini juga memiliki banyak manfaat bagi kehidupan baik itu kehidupan hewan dan manusia.

5. Jenis Jenis Air Angkasa

jenis air
pixabay.com

Disebut dengan air angkasa karena jenis air ini asalnya berasal dari udara atau atmosfer yang jatuh menuju ke permukaan bumi. Adapun air angkasa sendiri jumlahnya berkisar 0,001 persen dari keseluruhan air yang ada di bumi. Adapun air angkasa dibedakan menjadi beberapa jenis di bawah ini.

A. Air Hujan

jenis air
deras air hujan membasahi jalanan

Air hujan adalah jenis air angkasa yang paling umum dan ditemukan di semua wilayah dengan iklim apapun. Adapun yang mendorong terjadinya hujan adalah matahari yang mana ia mendukung proses terjadinya penguapan air permukaan bumi menuju atmosfer.

Nantinya, air yang menguap ini akan mengalami kondensasi sehingga mengakibatkan perubahan wujud dari titik air dan membuat awan semakin berat sehingga jatuh dalam bentuk hujan.

Namun, ada juga air yang belum sampai jatuh ke permukaan bumi tapi sudah menguap. Nah, proses penguapan ini disebut dengan vigra. Vigra sendiri merupakan proses penjenuhan udara yang berlangsung ada saat titik jenuh maksimum.

Air hujan sendiri pada umumnya memiliki PH yang lebih rendah dan cenderung memiliki sifat asam dengan tekstur yang lunak. Hal ini karena di dalam air hujan terdapat kandungan mineral dan garam.

Adapun proses kondensasi yang terjadi pada wilayah yang belum banyak polutan akan membuat PH air hujan normal. Sedangkan untuk wilayah perkotaan dengan polutan yang tinggi akan membuat Phnya sangat rendah sehingga sering juga disebut dengan hujan asam.

B. Air Salju

jenis Air
Keping salju terbentuk dari partikel air yang membeku

Air salju memiliki karakteristik yang sama dengan air hujan, hanya saja karena adanya perubahan suhu yang berada di titik rendah. Hal tersebut mengakibatkan jenis air ini membeku dan jatuh dalam bentuk es yang bertekstur lembut atau disebut dengan salju.

Saat salju ini jatuh ke permukaan bumi dengan suhu 0 derajat celcius, maka salju akan meleleh. Salju inilah yang disebut dengan kepingan salju. Meskipun dalam bentuk kepingan es, masih tergolong jenis air.

C. Air Es

jenis air - pembekuan ekrim diangkasa, air menjadi butiran es
pixabay.com

Proses pembekuan air es sama dengan salju, hanya saja saat terjadi kondensasi jauh lebih dingin sehingga menghasilkan es dengan ukuran yang bervariasi. Pada umumnya, es sendiri dapat terbentuk pada suatu suhu yang lebih tinggi namun didukung pula dengan tekanan yang tinggi. Jika tekanan udara rendah namun suhunya tinggi, kadang air hujan yang turun tidak menjadi es.

6. Jenis Jenis Air Tanah

jenis jenis air
geolistriklombok.blogspot.com

Air tanah adalah salah satu dari jenis-jenis air yang berada di bawah lapisan tanah. Adapun air tanah sendiri menyumbang 0,6 persen dari jumlah air di permukaan bumi. Hal inilah yang menjadikan air tanah jauh lebih banyak dibandingkan dengan air sungai maupun air danau.

Pada umumnya, air tanah sendiri dibagi menjadi dalam dua jenis yakni air tanah dangkal dan air tanah dalam. Adapun air yang sering digunakan oleh masyarakat adalah air tanah dangkal yang biasanya dijadikan sebagai sumur.

Adapun untuk rata-rata kedalaman dari air tanah dangkal sendiri antara 9-15 meter di bawah permukaan tanah. Air tanah dangkal juga volumenya tidak sebanyak air tanah dalam, namun ternyata bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Adapun pengelompokan air menurut letaknya dibagi menjadi beberapa jenis seperti di bawah ini.

A. Air Tanah Freatik

jenis air
pixabay.com

Air tanah freatik merupakan jenis air dangkal yang letaknya tidak jauh dari permukaan tanah. Untuk mendapatkan air ini sangat mudah hanya dengan membuat sumur dengan kedalaman 9-15 meter.

Pada umumnya, jenis air tanah ini memiliki warna yang bening dan mengandung Fe dan Mn yang tinggi. namun, air ini rentan tercemar dengan zat-zat lainnya. Jenis air ini biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

B. Air Tanah Dalam (Artesis)

jenis air
pixabay.com

Ini adalah jenis air tanah yang berada pada kedalaman 80 hingga 300 meter. Untuk mendapatkan air ini dibutuhkan pompa air yang besar. biasanya air ini juga disebut dengan sumur artesis. Kualitas dari air ini juga lebih baik dibandingkan dengan air tanah freatik.

C. Air Tanah Meteorit (Vados)

jenis air
pixabay.com

Jenis air ini yang paling unik dari yang lainnya. Karena air ini adalah air tanah yang berasal dari hujan namun sudah tercampur dengan debu meteor. Bisa dikatakan pula bahwa air ini sebenarnya adalah meteor yang berukuran kecil yang sudah habis sebelum sampai ke bumi.

D. Air Tanah Magma (Juvenil)

jenis air
pixabay.com

Ini adalah air tanah yang terbentuk karena proses kimiawi di dalam tanah yang terjadi pada kedalaman tertentu. Biasanya air ini ditemukan dekat dengan gunung. Biasanya air ini panas  dan bisa berubah menjadi geyser. jenis air inilah yang biasanya digunakan sebagai air untuk pemandian air panas.

E. Air Konat (Tersengkap)

jenis air
pixabay.com

Air konat merupakan air tanah yang terjebak di dalam batuan dalam kurun waktu jutaan tahun. Hal ini juga yang membuat air ini disebut pula dengan istilah air purba. Pada umumnya, jenis air ini memiliki kadar garam yang tinggi dibandingkan dengan air laut karena sudah tercampur dengan senyawa yang lama.,

Ada umumnya, air konat sama dengan air tanah, hanya saja ia terperangkap di dalam batuan. Hal inilah yang membuatnya mengalami ter-mineralisasi yang tidak sempurna.

Kesimpulan

Dari penjelasan mengenai jenis-jenis air yang sudah disebutkan di atas, semoga semakin menambah wawasan kita bapa pentingnya air bagi kehidupan. Adapun pejelasan-penjelasan  ilmiyah lainnya dapat dilihat pada pembahasan lainnya di web ini. Semoga dapat bermanfaat dan selamat membaca.

Leave a Comment